Restoran Marrakech Cuisine, Kuliner Halal Khas Maroko di Jakarta Selatan

gomuslim.co.id – Jakarta mempunyai banyak spot destinasi kuliner pilihan. Seperti kawasan Wolter Mangonsidi yang sudah banyak dikenal sebagai tempatnya kuliner Korea, bahkan sebagian orang menyebut daerah ini sebagai kawasan Kampung Korea di Jakarta.

Salah satu restoran halal yang bisa menjadi pilihan para pelancong Muslim adalah Marrakech Cuisine. Sang Pemilik, Maria Rotinsulu El Mourabiti menyatakan bahwa restoran miliknya menggunakan bahan-bahan halal di menu masakan yang tersedia. Restoran Marrakech Cuisine menyajikan menu khas masakan Maroko.

“Insya Allah semua bahan-bahan di restoran kami halal. Kami tidak menggunakan alkohol dalam penggunaannya. Karena memang yang kita ketahui bahwa setiap menu masakan restoran besar itu, pasti ada penambahan alkohol untuk penambah cipta rasa. Tapi kami tidak. Restoran masakan Maroko milik kami hanya menginginkan keberkahan didalamnya, agar bisnis kami ini lancar,” ujarnya kepada awak media di Restoran Marrakech Cuisine, Jl Wolter Mangonsidi No.39, Kebayoran baru Jakarta Selatan.

Ia mengungkapkan, ingin mengubah mainset para pengusaha restoran terkait masakan halal. Katanya, informasi yang ia terima, apabila membuka restoran diwilayah Jakarta selatan tidak menggunakan Alkohol, maka tidak akan laku.

“Disini itu katanya, kalau masakan tidak menggunakan alkohol, maka tidak akan laku. Kata siapa? Saya mau ubah semua pola fikir ini. Rezeki itu Allah yang atur. Sekarang bagaimana kitanya saja yang ingin mengambil keberkahan dari rezeki halal atau tidak. Insya Allah saya percaya, Allah kirim konsumen banyak melalui makanan halal yang kami sajikan di restoran kami,” jelasnya.

Nama Marrakech sendiri diambil dari kata marrakesh yang artinya mutiara dari Selatan. Ia merupakan kota di Barat daya Maroko, di kaki Pegunungan Atlas.

Restoran Maroko yang berada di bilangan Wolter Monginsidi nomor 39 Jakarta ini menyuguhkan beragam masakan Maroko, antara lain Lamb Shank with Prune, Beef Tagine Raisin, Couscous by Fatimah El Baamri, Kofta Tagine Lamb or Beef atau bakso Maroko tanpa tepung alias murni daging.

Menu Masakan Maroko, Restoran Marrakech Cuisine

Ia mengaku, sebagian besar masakannya mengandung gizi tinggi seperti saffron, minyak zaitun, minyak samin, daun ketumbar, bawang Bombay yang semuanya disajikan secara fresh. “Minyak-minyak kami impor langsung dari Maroko sehingga memiliki rasa yang autentik,” jelasnya.

Katanya, kandungan dalam saffron mengandung nutrisi tinggi. Rempah ini berasal dari bunga Crocus sativa yang memiliki kandungan Mangan (Mn). Khasiatnya membantu menjaga kesehatan tulang, menangkal radikal bebas, maupun membantu dalam sistem metabolisme.

“Begitu juga minyak samin atau mentega yang banyak ditemui di setiap masakan timur tengah, begitu juga Maroko. Khasiatnya untuk pencernaan, anemia mencegah penyakit jantung dan masih banyak lagi khasiatnya,” terangnya.

Restoran Maroko miliknya juga menyajikan menu masakan Timur Tengah yang sudah tidak asing lagi di Indonesia, yaitu menu Nasi Biryani dan Nasi Mandhi. Pada masakan Maroko di restoran miliknya, Maria menyatakan memberikan diskon hingga 10 persen kepada seluruh organisasi masyarakat (Ormas) Muslim. Diskon tersebut diberikan guna memperkenalkan masakan Maroko yang ia sajikan.

Nasi Briyani, Khas Timur tengah yang juga disajikan Restoran Marrakech Cuisine

“Untuk memperingati Hari Gizi Nasional yang jatuh pada tanggal 25 Januari, kita akan berikan diskon 10 persen kepada Ormas Muslim juga media Muslim selama tahun 2020. Marrakech akan memberikan masakanya dengan menyajikan menu bergizi tinggi,” tuturnya.

Selain masakan, Maria juga menyajikan nuansa suasana Maroko yang sangat kental lewat dekorasi maupun ornamen. Sehingga, ketika berkunjung ke restoran ini serasa pelesir ke Maroko meski sebenarnya berada di Jakarta.

Selain bisa datang langsung ke restoran, penikmat masakan Maroko juga bisa langsung order atau reservasi melalui form yang telah disediakan di situs resmi bernama restoranmaroko.com. Hal ini untuk memudahkan penikmat masakan Maroko yang tidak sempat keluar rumah. (hmz)

Sumber: GOMUSLIM.co.id

Related Posts

Leave A Comment

Translate »